Sering Pakai Headset? Bahaya Ini Siap Menantimu - Info Teknologi Terkini

Sering Pakai Headset? Bahaya Ini Siap Menantimu

Share This

Headset ataupun headphone dipilih karena memberikan privasi yang lebih baik dibandingkan menggunakan speaker besar dan dapat memberikan pengalaman mendengarkan audio yang baik. Namun sadarkah kamu dibalik asyiknya mendengarkan lagu dengan headset, ada banyak risiko yang mengintaimu? Berikut ini risiko apa saja yang bisa kamu temui jika terlalu sering menggunakan headset.

1. Pendengaran Menurun

Hal pertama yang paling kerap ditemui saat kamu terlalu sering menggunakan headset adalah kondisi pendengaran yang menurun. Bukan tanpa alasan, suara yang didengar dalam volume tinggi dan waktu yang lama menyebabkan kerusakan pada penjalaran pendengaran pada koklea telinga yaitu merusak sel rambut pada koklea. Terjadinya gangguan tersebut dipengaruhi oleh besarnya volume, frekuensi, serta lamanya paparan bising.

Kebanyakan orang memang tidak menyadari adanya penuruan pendengaran. Namun hal ini bisa dideteksi jika kamu periksa ke dokter. Apalagi banyaknya kasus penurunan pendengaran dipertengahan usia 20-an tahun.

Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin orang tersebut akan dengan cepat mengalami tidak mendengar sama sekali atau biasanya usai mendengarkan headset, telingamu akan terasa menggaung. Maka jika kamu gemar menggunakan headset, pastikan volumenya tidak melebihan standart volume. Sehingga kamu masih bisa mendengarkan suara lingkungan sekitarmu.

2. Merusak Kinerja Otak

Gelombang elektromagnetik memiliki dampak pada kerusakan kinerja otak. Diduga, pemakaian earphone pada telinga saat mendengarkan musik, memberikan dampak berupa hantaran elektromagnetik.

Gelombang elektromagnetik ini lama-kelamaan dapat merusak sel-sel pada otak. Selain itu, penggunaan earphone atau mendengar musik sambil tidur tidak membuat otak kita benar-benar dalam keadaan istrahat. Suara yang masuk masih membuat otak mengolahnya, sehingga mengurangi istirahat otak. Gejala paling umum yang biasa dirasakan adalah kepala terasa pusing setelah mendengarkan musik melalui headset. Pernah merasakannya?

3. Acuh Terhadap Sekitar

Mendengarkan musik dengan headset memang terasa menyenangkan. Terlebih jika kamu menggunakan headset berkualitas, efek musik yang didendangkan akan semakin bagus. Tapi semakin keras suara atau musik yang kamu dengarkan, secara tidak langsung membuatmu tidak peka terhadap sekitarmu.

Mendengarkan lagu dengan volume tinggi membuat kewaspadaan menurun. Misalnya saja, ketika kamu asyik mendengarkan lagu sementara terdapat keributan yang dapat membahayakanmu, maka indra pendengaranmu tidak dapat mendengar atau mengetahuinya. Bisa-bisa kamu baru menyadarinya saat kericuhan sudah terjadi.

4. Melukai Kulit Telinga

Para pecinta audio menyebutnya ear fatigue, yakni kondisi dimana telinga terlalu banyak menerima stimulus dari suara secara bersamaan dan terus menerus. Kelelahan pada telinga ini dapat menyebabkan daun telinga terasa perih dan sakit.

Hal ini kemudian juga dapat menyebabkan telinga kita menjadi terasa tidak nyaman dan terasa agak sulit dalam menangkap gelombang suara. Jadi sebaiknya, gunakan headset paling lama 3-4 jam saja. Berikan jeda terlebih dahulu usai menggunakannya. Sehingga telingamu pun dapat istirahat sejenak.

5. Kuman Masuk ke Dalam Telinga

Masalah lain yang mengintai akibat penggunaan headset adalah kuman. Ya, headset merupakan salah satu alat yang memiliki kandungan kuman yang tinggi. Ini disebabkan karena headset merupakan salah satu alat yang sering diletakkan pada udara terbuka tanpa perlindungan dan juga jarang mengalami pembersihan alias dicuci.

Tidak heran jika headset merupakan salah satu sarang dari kuman dan bakteri. Saat menggunakan headset terlalu lama, kuman dan bakteri akan bebas masuk ke dalam tubuhmu. Hal inilah yang bisa menyebabkan banyak sekali gangguan kesehatan, mulai dari infeksi telinga hingga masalah kulit.

Baca juga Tips menjaga kesehatan indera pendengaran


No comments:

Post a Comment

Pages