Ini Dia, Evolusi kartu SIM dari masa ke masa - Info Teknologi Terkini

Ini Dia, Evolusi kartu SIM dari masa ke masa

Share This

Dari anak-anak, remaja sampai dewasa pasti sudah tahu apa itu kartu SIM atau yang lebih familiar dengan sebutan SIM Card. SIM Card adalah singkatan dari Subscriber Identification Module yang memiliki beberapa jenis ukuran dengan fungsi yang sama, yakni Hybrid SIM, Mini, Micro, Nano dan yang terkhir adalah e-SIM. 

Nah, untuk lebih jelasnya perubahan SIM Card dari masa ke masa simak yang berikut ini.

Penemu SIM Card pertama kali adalah Hermann Giesecke dan Alphonse Devrient pada tahun 1991. Pada awalnya SIM Card berukuran panjang 85,60 mm, Lebar 53,98 mm, ketebalan 0,76 mm dan sebanding dengan ponsel zaman dahulu yang berukuran cukup besar.

Pada tahun 1996, SIM Card mulai mengalami penyusutan dengan ukuran panjang 25mm dan lebar 15mm dengan ketebalan 0.76mm, pada saat itu dikenal dengan Mini SIM. Enam tahun kemudian atau tepatnya tahun 2012, memasuki era ponsel pintar alias Smartphone kembali terjadi penyusutan pada kartu SIM dengan ukuran panjang 15mm dan lebar 12mm dengan ketebalan 0.76mm. untuk ukuran SIM ini dikenal dengan nama Micro SIM Card.

Satu tahun berselang tepatnya tahun 2013, SIM Card yang tadinya berukuran besar yang tersisa hanyalah bagian chip-nya saja dengan ukuran panjang 12.3mm dan lebar 8.8mm dengan ketebalan yang tidak berubah yaitu 0.76mm, SIM Card ini dinamai dengan Nano SIM. 

Untuk saat ini yang paling banyak digunakan adalah Nano SIM karena ukurannya yang lebih kecil sehingga tidak memakan banyak tempat pada ponsel.

Ternyata Evolusi SIM Card tidak berhenti sampai di Nano SIM, karena di tahun 2016 dikembangkan ukuran SIM Card yang lebih kecil dibanding Nano SIM yang dinamakan e-SIM. eSIM adalah singkatan dari Embedded SIM atau bisa diartikan sebagai Sim yang ditanam. e-SIM ini memiliki ukuran panjang 5mm dan lebar 5mm.

Sepintas e-SIM ini serupa dengan sistem inject kartu SIM yang sempat marak beberapa tahun lalu. Perbedaannya, sistem inject kartu SIM dilakukan secara permanen untuk satu operator seluler sedangkan pengguna e-SIM masih bisa berganti-ganti nomor dari satu operator ke operator lainnya. Sesuai namanya, e-SIM alias electronic SIM tak memiliki wujud fisik seperti kartu pada umumnya. e-SIM berupa modul yang terintegrasi dan melekat di dalam ponsel dan tak bisa dilepas-pasang sembarangan. Selain itu dengan ukuran yang lebih kecil, e-SIM dapat memungkinkan produsen smartphone untuk membuat bentuk ponsel tetap ringkas dan tipis. Dengan diletakkan bersama komponen internal lainnya, e-SIM bisa lebih tahan terhadap air dan debu karena tak menggunakan slot SIM fisik.

E-SIM pertama kali digunakan pada perangkat Samsung Gear S2 3G yang dirilis 2016 silam. Meski begitu teknologi e-SIM ini baru mendapat panggung sorotan saat digunakan pada Apple Watch 3. Kemudian menyusul untuk iPhone XS dan XS Max.

Nah itu dia evolusi dari Subscriber Identification Module Card atau SIM Card dari tahun ke tahun. Jika ada komentar atau masukan silahkan ditambahkan dikolom komentar ya.

No comments:

Post a Comment

Pages